About my Blog

But I must explain to you how all this mistaken idea of denouncing pleasure and praising pain was born and I will give you a complete account of the system, and expound the actual teachings of the great explorer of the truth, the master-builder of human happiness. No one rejects, dislikes, or avoids pleasure itself, because it is pleasure, but because those who do not know how to pursue pleasure rationally encounter consequences that are extremely painful.

Showing posts with label JOBS. Show all posts
Showing posts with label JOBS. Show all posts

08 November 2009

TIPS & TRICK LULUS UJIAN TPA & PSIKOTES


1. BERDOA

Ini tips paling manjur.. yang kita minta dalam doa kita, pasti dikabulkan oleh Allah (based on my experience..hehe).

2. Beli buku-buku latihan soal TPA dan Psikotest

Gak harus yang mahal, yang murah pun ada ko. Cari di Gramedia,karena banyak pilihan, sehingga bisa menentukan mana yang kita anggap buku paling bagus..dan sesuai kantong tentoenja..

3. Sering latihan mengerjakan soal menjelang hari-H

Buku yang telah dibeli, jangan cuma dijadikan pajangan.. Ingat pepatah jaman baheula, practice makes perfect… Berlatihlah mengerjakan soal2 yang ada di dalamnya, gak perlu semua soal dikerjakan kalo memang tak punya waktu (ehemmm..curhat dot com).

Tips ini dilakukan agar ketika membuka soal pada saat hari H, kita tidak shock dengan type2 soal yang ada. Hal ini akan menghemat waktu pengerjaan soal . Karena utk tes TPA dan Psikotest, waktu menjadi hal yg sangat BERHARGA, begitu BERHARGA nya sehingga tidak boleh dihabiskan hanya utk ber-shock shock ria…

Untuk Soal USM D4 Tahun 2009 yang telah saya lalui, 1 soal MUSTI dikerjakan dalam waktu kurang dari 1 menit..

4. Malam sebelum hari H, harus cukup tidur, jaga kondisi, jangan terlalu lelah

Stamina tubuh berkaitan dengan daya kerja otak.. (padahal waktu test kmrn gw jg cenut2 kepala nya karena kurang tidur..hihihi)

5. SARAPAN sebelum test dimulai

(gw sarapan cumin dikit, alhasil di tengah test, perut keroncongan n sempet mengganggu konsentrasi.. JANGAN DITIRU ya…)

6. Tenang…jangan grogi

Kata Papa in law, ketenangan = 50% keberhasilan.. Boljug tu Pa,quote-nya..



07 September 2009

Arti Kesuksesan


Kesuksesan..
diartikan berbeda-beda oleh tiap orang.

Bagi saya,
kesuksesan bukan hanya dinilai pada OUTPUT ato hasil akhir nya.
Saya bisa merasakan kata sukses tersebut meskipun masih berada pada tahap proses..

Quote yang sering didengung2kan sejak jaman dulu "yang penting usaha...."
saya rasa ada benarnya juga.

Karena kalau hanya melihat dari sisi OUTPUT,
banyak kita lihat anak2 muda..bahkan bocah sekalipun, dengan mudah nya menenteng segala macam piranti kemewahan, yang susah payah diusahakan oleh orang lain yang tak seberuntung mereka.
Sekolah di sekolah mahal dan mendapat pendidikan bagus, kendaraan, rumah, uang saku berlimpah, wisata di luar negeri... Ahhh..

Tapi, proses dari usaha untuk mendapatkan output tersebut..
itu yang saya sebut (awal) kesuksesan..

Mengapa??
karena tak semua orang MAU dan MAMPU untuk melakukan usaha atau proses tersebut..

Saya merasa bersyukur..dapat bekerja sebagai pegawai tetap di suatu instansi yang amat saya banggakan..
Saya juga bersyukur karena diberi kemauan dan kemampuan untuk berdagang juga.

Yak..dagang..joealan..
saya tak gentar meskipun kadang karena suatu unpredictable condition, saya hanya bisa mengais untung lima rebu perak alias goceng saja gitu per items barang..
tak masalah..
karena saya yakin dan percaya, someday saya juga akan bisa mengais untung 10 kali lipat bahkan 100 kali lipat.
"Orang tak akan dapat meraih 100 kali lipat itu jika dia belum pernah merasakan untung lima rebu perak..."

Dulu pun Boss Indofood hanya jualan minyak door to door di kampung2..
ya kan??
dan banyak cerita2 orang sukses lain yang memulai kesuksesannya dari untung yang tak seberapa..

Kesuksesan tak jatuh begitu saja dari langit,
tapi harus melalui upaya dan usaha..
ketika hasilnya tidak sesuai dengan harapan, tak perlu kecewa..
percayalah bahwa sedikit yang kita peroleh sekarang merupakan AWAL dari sekian banyak yang akan kita dapat nanti..
Dan ketika nanti hasilnya sesuai dengan yang kita harapkan,
maka akan sangat terasa indah rasanya..
perasaan puas...perasaan bangga akan kemampuan diri sendiri..perasaan bahagia karena peluh keringat yang kita rasakan, panas nya udara jalanan yang dirasakan ketika raga ini berjuang mengeluarkan tenaga demi menjual suatu produksi...
akan dirasakan dengan indah nantinya...



*disertai perasaan bangga terhadap Sang Suami yang tak begitu mudahnya menengadahkan tangan, tapi lebih memilih utk mengusahakan apa yang diinginkan dengan keringat dan tenaga sendiri... im so proud of you dear hunny....*



21 January 2009

Biro Perencanaan Pengawasan

Tahun 2009 dimulai dengan kepindahan saya dari kantor BPKP Perwakilan Sulawesi Tenggara di Kendari ke Kantor BPKP Pusat di Jakarta. Kepindahan saya dikarenakan mengikuti suami yang akan melanjutkan kuliah di DIV STAN.

Senang sekali saya rasakan pada saat2 menjelang kepindahan ke Jakarta. Dikarenakan sikon di Kendari yang sudah mulai membuat saya bosan karena berbagai sebab dan alasan.
Pekerjaan yang teramat sangat bertumpuk2 di kantor, dengan kapasitas saya yang masih sebagai Anggota Tim dalam Audit tetapi diharuskan menjalankan/merangkap tugas yang lebih dari tanggung jawab saya sebenarnya, membuat saya begitu penat stress dan jenuh. Apalagi pekerjaan yang berat tersebut mengharuskan saya mengorbankan waktu dan kualitas saya sebagai Ibu dan Istri. Sedih rasanya ketika harus lembur di hari libur dan malam hari.

Waktu itu ingin rasanya segera lepas dari rutinitas tersebut.

Dan akhirnya sekarang saya sudah duduk di sebuah kursi di ruangan lantai 4 Kantor BPKP Pusat.
Senang.
Karena masih tergolong baru, job desc untuk saya msh in process. Jadi sementara bisa santai sejenak dan melepaskan diri dari serangan penyakit stress yang telah mendera selama 1 tahun kemarin.
Saya masuk di Biro Perencanaan Pengawasan, karena memenuhi tawaran sang Boss dari Kendari yang mutasi ke unit ini juga.
Di unit ini saya memang tidak menjalankan tugas audit seperti di Kendari. Ini tidak membuat saya kecewa, karena prioritas saya bukan itu. Semakin tidak terlalu sibuk, saya semakin suka. (walopun kalo nganggur ga ada kerjaan puyeng juga sih).
Di unit ini, seperti nama nya, saya berkecimpung ke dalam dunia LAPORAN. Mulai dari perencanaan program sampai pada evaluasi nya.
Semoga keberadaan saya di unit kerja yang baru ini membawa hikmah dan kebaikan bagi semua. Semoga bisa memberikan kontribusi yang berharga, tanpa mengurangi kualitas saya sebagai Ibu bagi Nabila tersayang dan istri bagi suami tercinta. *tsaaaaaaaaaahhhh*

Sampai detik ini saya masih menikmati keseharian saya di unit ini.